Home Fakta Gara Gara Tak Boleh Lihat Pesan WA di Ponsel Istrinya, Pria ini...

Gara Gara Tak Boleh Lihat Pesan WA di Ponsel Istrinya, Pria ini Nekat Habisi Nyawa Sang Istri. ‘Akhirnya saya kalap, langsung saya tusuk’

SHARE
Loading...

Faktanya, begitu mudah bagi orang-orang menghabisi nyawa orang lain, bahkan hanya karena suatu permasalahan yang dianggap sepele. Seperti apa yang dilakukan oleh Sopiandi (31) berikut ini.

Hanya karena tak diizinkan istrinya, Siti Raudiah (43) melihat pesan WhatsApp, Sopiandi jadi naik pitam dan gelap mata. Dia mengambil pisau dan menusukkannya ke tubuh sang istri yang sedang terbaring di kasur di rumah kontrakan mereka di Kedoya Selatan, Jakarta Barat, Rabu (28/8/2019).

“(Saya lihat) isinya pesan, pas saya mau baca, HP-nya direbut. Pesannya dihapus. Pas saya tanya ‘kenapa dihapus’, ‘bukan urusan kamu’, katanya. ‘Kenapa? Kan saya suami kamu’, dia bilang ‘bukan urusan kamu’. Akhirnya saya kalap, langsung saya tusuk,” aku Sopiandi.

Loading...

Usai membunuh istrinya, seperti dilansir newsdetik.com, Sopiandi mencoba membuat alibi dengan mengantarkan istrinya ke Rumah Sakit Graha Kedoya, Jakarta Barat, dan kemudian meninggalkannya begitu saja.

Namun tak jauh dari rumah sakit, pelaku berhasil diamankan jajaran Polsek Kebon Jeruk setelah mendapat laporan dari pihak rumah sakit.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih mencari tahu terkait isi pesan yang diterima korban, apakah benar dari orang ketiga, seperti yang diduga pelaku, atau bukan.

“Penyidik sedang minta ke operator untuk membuka data handphone si korban, karena keburu dihapus sama korban,” kata Kapolsek Kebon Jeruk Erick Sitepu.

“Sebetulnya kita belum tahu juga apakah memang ada orang ketiga atau tidak, apakah itu hanya pemikiran pelaku saja atau tidak. Dia juga belum melihat pesannya, dia hanya menduga kalau orang yang menerima pesan malam-malam, kejadiannya juga sekitar pukul 02.30 kan, jadi menduga yang mengirim pesan itu (ada hubungan dengan korban). Padahal bisa saja kan SMS berhadiah atau apa,” tutur Kapolsek.

Loading...